Bermain tidak hanya berguna untuk mengisi waktu anak-anak, namun bisa juga untuk melatih dan membantu perkembangan fisik dan mental anak. Kita dapat memilihkan mainan yang sesuai dengan umur anak, karena pada setiap tahapan umur, anak selalu mempelajari sesuatu yang baru.

Usia 1 tahun.

Perkembangan yang paling nyata pada balita usia 1tahun adalah sudah mampu berjalan perlahan tanpa bantuan atau harus didampingi. Dia akan lebih aktif berjalan ke seluruh penjuru ruangan. Mulai jago melangkah maju, tapi ketika berjalan mundur tanpa berpegangan masih oleng. Pada anak umur 1tahun juga sudah bisa menarik mainan atau mengangkat mainan sambil berjalan. Masing-masing tangan bisa memegang benda. Hobi nya sekarang adalah  melempar, memasukkan benda ke dalam kotak dan mengeluarkannya lagi.

Sebaiknya berikan si anak permainan menyusun balok agar dia bisa mulai belajar menyusun, mendorong dan menarik benda. Pada saat membeli mainan, ingatlah bahwa anak umur 1 tahun hanya mempunyai perhatian yang sebentar saja. Jadi sebaiknya belilah mainan yang berwarna cerah dan bisa mengeluarkan suara yang menarik, agar si anak selalu ingin memainkan mainan itu lagi. Dan sebaiknya pillihlah mainan yang dapat membantu si anak untuk mengembangkan keterampilan fisik, mental dan emosional nya.

Contohnya seperti Mainan anak perempuan pada umur 1 tahun, boneka tangan merupakan salah satu pilihan terbaik. Boneka tangan memiliki banyak karakter orang, kartun, hewan dan masih banyak lagi. Anak perempuan sangat menyukai boneka. Jadi sangat cocok diberikan boneka tangan yang dapat digerak-gerakan dengan tangan. Boneka tangan dapat menjadi media perantara dalam bercerita atau berdongeng sehingga anak perempuan anda akan sangat memperhatikan pergerakan dari boneka tangan tersebut. Jenis mainan ini sangat bermanfaat untuk anak agar dapat belajar berkonsentrasi dan bersabar.

Dan untuk anak lelaki lebih cocok bermain sliding car yaitu mainan mobil yang dapat diluncurkan dari jalur paling atas menuju jalur paling bawah. Mobil mainan dapat membantu anak untuk mengenal berbagai macam konsep seperti atas-bawah, kiri-kanan, sebab-akibat

Usia 2 tahun

Pada usia 2tahun si anak mulai berenerji! Tak pernah kenal lelah dan selalu sibuk. Lancar berlari, memanjat kursi, melangkah maju mundur tanpa ragu, melangkah ke samping dan melompat-lompat. Sebentar lagi dia bisa berjalan jinjit, berdiri dengan satu kaki untuk beberapa saat dan kakinya sudah mampu menendang bola.

Di sisi lain, kosa katanya makin banyak dengan pengucapan yang jelas mendorongnya ikut-ikutan menyanyi. Sementara kemampuan grafomotornya mulai berkembang ditandai dengan senang mencoret-coret. Balok hasil susunannya bertambah tinggi, dan sudah bisa membolak balik halaman buku. Permainan seperti menendang atau melempar daan menangkap bola bisa diberikan kepada anak usia 2tahun ini. Permainan itu berguna untuk meningkatkan motoric halus nya.

Usia 3 tahun

Tiga tahun adalah usia dimana si anak senang mengamati dan meniru. Mereka sudah lancar bicara dengan kalimat panjang dan dapat mengekspresikan emosinya. Itu sebabnya si anak senang meniru aktivitas Anda. Sedangkan kemampuan motoric umumnya sudah lincah berlari, memanjat, melompat dan berputar-putar. Berikan si anak permainan pekerja tangan seperti kertas berwarna.

Gunanya untuk mempelajari keterampilan baru, baik membedakan warna, membuat bentuk dll. Berikan juga permainan seperti Plastisin/tanah liat. Gunanya untuk koordinasi tangan-mata dapat dilatih ketika membuat bentuk sesuai kreativitasnya sendiri. Bermain sepeda juga dapat menguatkan otot tangan dan kaki dan meningkatkan koordinasi tangan dan kaki, serta mata pada anak. Dengan bersepeda maka anak akan mempunyai keterampilan dalam menggerakkan tubuhnya. Keterampilan inilah salah satu komponen kecerdasan fisik.

Usia 4 tahun

Cara berpikir mereka sudah bersifat strategis. Mainan-mainan yang bertema seperti dinosaurus, kitchen set, permainan bajak laut, boneka dengan aksesori, semua permainan pura-pura yang membuat mereka dapat berimajinasi dan mengatur strategi. Misalnya imajinasi menata ruang. Di mana meletakkan meja, kursi dan sebagainya. Untuk usia ini dianjurkan memberikan mainan seperti rumah-rumahan, robot-robatan. Bermain kemah di dalam rumah juga bisa dijadikan permainan bersama orang tua.

Kegiatan kemah di dalam rumah cukup mengasyikkan bagi anak-anak. Dengan berkemah, anak akan belajar mengenal bentuk tenda, peralatan tidur seperti kasur dan bantal. Selain itu anak akan belajar mandiri bagaimana cara menata peralatan tidur dan tidur sendiri di dalam tenda. Dengan begitu lambat laun anak akan memiliki kecerdasan kepemimpinan. Tapi sesekali bisa juga ajak si anak Bermain pasir & air, agar mereka bisa merasakan kegembiraan dalam menggosok & menggenggam lumpur di antara jari-jari mereka.

Usia 5 tahun

Kini ia tertarik dengan angka dan jumlah. Jari  tangan dan kakinya dihitung juga jumlah benda-benda yang ia temui. Ia pun mampu mengemukakan alasan dan konsekuensi dari sesuatu yang dikerjakan. Perkembangan motorik pada usia ini menjadi lebih halus dan lebih terkoordinasi. Ia sudah terampil berlari dan melompat dan mampu menjaga keseimbangan badannya. Sedangkan kemampuan motorik halusnya berupa mampu mengikat tali sepatu dan menggambar bentuk-bentuk benda sederhana. Selain itu, perkembangan yang paling terlihat adalah senang ngobrol dengan orang dewasa ataupun dengan teman sepermainannya. Berikan anak Pakaian dengan kancing besar.

Gunanya melatih kecekatan jari & belajar mengancing. Untuk usia 5tahun anak bisa diberikan mainan seperti permainan papan(monopoli), atau mainan jam yang dapat digerakkan agar dia bisa mengetahui jam. Bisa juga ditambah dengan menaruh poster-poster yang berisikan angka, gambar, huruf dll di kamar ataupun tempat bermain anak. Tujuan nya agar  anak merasa tertantang untuk mengetahui huruf atau angka apa yang tertulis diposter tersebut. Dengan begitu, tetap harus ada bimbingan dari orang tua karena secara tidak langsung anak sedang mengembangkan pengetahuan kosa kata nya.