Pentingnya Pendidikan Seks Sejak Dini Untuk Si Kecil

0
588

Sekitar Oktober lalu, berbagai media baik televisi, cetak hingga media online ramai memberitakan kasus video mesum yang melibatkan beberapa murid sekolah menengah pertama di Jakarta dalam sebuah ruang kelas!

Hal ini tentu saja mengejutkan dunia pendidikan dan membuat para orang tua resah. Terlebih lagi, di zaman yang serba online dimana siapapun memiliki akses yang tak terbatas di dunia maya untuk mencari berbagai konten informasi. Dan yang lebih membuat hati miris, kasus ini bukanlah kasus pertama yang dilakukan oleh anak-anak dibawah umur!

Lantas, sudahkah Anda mempersiapkan si kecil agar terhindar dari perilaku menyimpang tersebut? Disinilah pentingnya pendidikan seks sejak dini untuk si kecil. Yang pertama harus dilakukan adalah merubah mindset untuk tidak lagi mengkategorikan pendidikan seks ke dalam zona tabu dan terlarang. Penting untuk dipahami bahwa yang dimaksud dengan pendidikan seks sejak dini bukanlah mengajarkan tentang bagaimana melakukanhubungan intim (intercourse) yang baik.

Melainkan, mengenai pemahaman akan seluk beluk anatomi tubuh serta pentingnya menjaga kesehatan organ-organ reproduksi si kecil. Hal ini diharapkan akan menumbuhkan kesadaran untuk selalu menjaga dan menghargai dirinya sehingga si kecil kelak tidak akan mau melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan dirinya sendiri maupun orang lain. Namun, tentunya mengenalkan pendidikan seks sejak dini untuk si kecil dapat kita sesuaikan dengan usianya.

Bingung harus memulai dari mana? Mulailah dengan menyebutkan nama organ-organ reproduksinya dengan “penis” dan “vagina”. Ajarkan sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksinya serta penyakit-penyakit apa saja yang bisa timbul. Tentunya, sudut pandang yang harus digunakan adalah sudut pandang si kecil serta juga gunakanlah bahasa ala si kecil. Hindari juga kesan menggurui sehingga si kecil pun tidak merasa tertekan.

Carilah moment yang tepat untuk membicarakan mengenai pendidikan seks ini, misalnya ketika si kecil mandi, lewat lagu atau bahkan menggunakan permainan seperti tebak anggota tubuh. Sekolah memang banyak juga yang sudah memasukkan agenda pendidikan seks usia dini untuk si kecil, namun orang tua lah sebenarnya yang memegang tongkat estafet awal dengan menyeimbangkan juga dengan pondasi nilai-nilai agama. Selain itu, ingatlah bahwa anak adalah peniru yang handal! Jadi, mulailah dari diri sendiri dan jadilah teladan yang baik bagi si kecil.

Yuk, bekali diri dengan wawasan yang cukup dan keterampilan berkomunikasi yang baik serta hilangkan mitos bahwa pendidikan seks usia dini adalah hal yang tabu! Karena pendidikan seks usia dini itu penting untuk tumbuh kembang si kecil di masa depan kelak.