Mengajarkan Sikap Memaafkan Pada Anak

0
446

Memaafkan adalah sifat yang tidak mudah untuk diajarkan pada anak. Dengan memiliki sifat ini, terbukti seseorang akan menjadi lebih bahagia dan dapat menjalin hubungan baik dengan orang lain.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengajarkan kepada anak mengenai sifat pemaaf:

1. Tunjukkan Sikap Pemaaf Pada Anak.
Terkadang sikap anak dapat membuat Mam langsung menerapkan hukuman. Tentu saja orang tua memiliki tanggung jawab untuk langsung melakukan penindakan disiplin bila diperlukan. Tetapi si kecil tahu perbedaan antara pemberian disiplin untuk kesalahan sikap atau pemberian disiplin karena rasa amarah. Jika Mam diliputi rasa marah, tenangkan diri sejenak sebelum memberikan hukuman pada anak. Jika Mam terlanjur memberikan hukuman dengan rasa amarah, jangan sungkan untuk meminta maaf pada si kecil. Hal ini mengajarkan bahwa maaf tidak hanya dilakukan oleh anak-anak saja, tetapi orang dewasa juga dapat melakukannya.

2. Jadikan Sifat Pemaaf Menjadi Alur Dalam Keluarga.
Anak-anak menjadi penonton pertama setiap pertengkaran yang terjadi diantara kedua orang tua mereka. Oleh karena itu ketika Mam atau Pap melakukan kesalahan, langsung ucapkan permintaan maaf. Sehingga anak-anak dapat merasakan pelajaran berharga mengenai maaf yang dapat merubah suasana tegang menjadi lebih ceria.

3. Maaf Dalam Hubungan Sosial.
Jika si kecil tidak sengaja melempar bola dan terkena anak lain, ajarkan padanya untuk menghampiri anak tersebut dan meminta maaf. Pada awalnya, si kecil akan merasa takut karena anak tersebut menangis. Tetapi si kecil dapat melihat perbedaan, setelah meminta maaf maka anak kecil tersebut akan tersenyum dan bahkan kemudian bisa bermain bersama-sama.

Mengajarkan sikap baik pada anak, paling mudah dilakukan dengan contoh. Anak akan mudah melakukan apa yang orang tua mereka lakukan. Lakukan sikap terpuji di depan anak, sehingga anak akan secara langsung mengikutinya tanpa beban tanpa mendebatinya.