Lima Cara Mengatasi Wasir Pasca Melahirkan

0
485

Ambeien atau lebih populer disebut wasir merupakan penyakit atau gangguan pada anus, dimana bibir anus mengalami pembengkakan yang kadang disertai dengan pendarahan. Penyebab wasir bisa macam – macam, misalnya melakukan gerakan tertentu saat olahraga, terlalu banyak duduk atau berdiri, mengejan terlalu keras saat Buang Air Besar (BAB), keturunan dan pada ibu hamil. Wasir yang dialami saat hamil bisa berlanjut sampai setelah melahirkan tetapi tidak perlu khawatir karena ada banyak cara mengatasi wasir pasca melahirkan.

Lima Cara Mengatasi Wasir Pasca Melahirkan

  1. Banyak Makan Serat : Salah satu penyebab wasir pada ibu hamil adalah karena saat itu ibu tengah mengalami sembelit. Sembelit mengakibatkan wanita hamil harus mengejan lebih kuat untuk mengeluarkan feses sehingga terjadilah peningkatan tekanan pada rektum dan perineum, pembuluh darah dan akhirnya membengkak serta keluar membentuk tonjolan kecil. Dengan banyak mengkonsumsi serat akan membantu feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Serat dapat diperoleh dari sayuran hijau dan buah – buahan.  Kebiasaan makan makanan banyak serat harus dilanjutkan pasca melahirkan.  Tidak saja mencegah sembelit tetapi juga memperlancar produksi ASI.
  2. Jangan duduk dan berdiri terlalu lama : Jika kondisi ibu tidak memungkinkan untuk duduk terlalu lama, ibu bisa menggunakan bantal berbentuk donat. Bantal yang memiliki lubang di tengahnya ini akan memberikan sedikit ruang untuk anus agar tidak tertekan.
  3. Berendam dengan air hangat: Sekali sehari berendam air hangat akan mengurangi rasa nyeri pada anus. Setelah itu oleskan salep untuk wasir yang diresepkan dokter.
  4. Minum air putih : Selain mengkonsumsi banyak serat, memperbanyak minum air putih juga akan membantu mengatasi wasir pasca melahirkan. Minumlah air putih 2 liter sehari, bahkan bisa lebih dari itu. Asupan cairan yang cukup akan membantu mempelancar saluran pencernaan, sehingga ibu tidak lagi mengalami sembelit.
  5. Operasi: Pada kasus wasir yang permanen, dokter akan menganjurkan untuk dilakukan tindakan operasi.  Sekarang sudah ada metode operasi tanpa pemongan jaringan hemoroid dengan resiko rasa sakit setelah operasi yang lebih sedikit dan pemulihan yang lebih cepat.

Begitu gejala-gejala wasir mulai dirasakan, seharusnya perubahan perilaku kebiasaan dan makan harus diubah.  Hanya selama ini wasir lebih dianggap gangguan kenyamanan dan bukan penyakit sehingga sering diabaikan.  Padahal bisa menyebabkan peningkatan resiko selama proses melahirkan.  Jika wasir pasca melahirkan masih berlanjut, maka pengobatan oleh dokter harus dilakukan hingga sembuh, bahkan dengan tindakan operasi jika perlu.  Kondisi tanpa wasir harus dijaga terus untuk kenyamanan hidup dan keamanan kehamilan selanjutnya.