Mengenal Ciri dan Pengobatan Bayi Talasemia

0
418

Menurut berbagai jurnal kesehatan yang pernah dipublikasikan, dikatakan bahwa talasemia merupakan salah satu jenis penyakit yang membahayakan, bisa saja berujung pada kematian dan ditandai dengan terjadinya kondisi kelainan sel darah merah, baik dalam bentuk, ukuran ataupun umurnya.

Penyakit talasemia ini merupakan suatu penyakit keturunan yang diturunkan dari kedua orangtuanya secara resesif menurut hukum mendel, sehingga hanya dapat terjadi apabila kedua orangtuanya memiliki gen resesif atau carrier. Dengan mengenal ciri dan pengobatan bayi talasemia dengan baik, akan membantu memperpanjang usia bayi.

Kiat dan Tips

Berikut beberapa kiat dan tips mengenal ciri dan pengobatan bayi talasemia sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Mirip Anemia. Beberapa gejala dan ciri fisik yang mudah dikenali pada bayi talasemia sebenarnya hampir mirip dengan gejala anemia atau kurang darah, yaitu pucat dan mudah lelah.
  • Ciri Khusus. Bayi talasemia memiliki ciri khusus yang sebenarnya tidak dimiliki oleh penderita lain, yaitu hidung yang pesek, tanpa pangkal hidung, tulang dahi yang lebar, dan jarak antara kedua mata lebar.
  • Ciri Pendukung. Gejala pendukung lain yang bisa diketahui secara fisik adalah kulit yang berwarna kekuningan, tidak berselera mengkonsumsi ASI atau susu formula. Bayi talasemia juga mudah terserang penyakit saluran pernafasan bagian atas atau infeksi tenggorokan.
  • Transfusi Darah. Transfusi darah merupakan salah satu alternatif pengobatan dan dilakukan hanya jika kadar hemoglobin yang dimiliki sangat rendah atau kurang dari 6%. Namun efek samping yang bisa terjadi akibat transfusi darah yang terlalu sering dilakukan adalah warna kulit yang terlihat agak kelabu.
  • Antibiotika Injeksi. Menurut salah seorang staff medis yang berdinas di sebuah rumah sakit di Jawa Timur, dikatakan bahwa pemberian antibiotika injeksi desferioxamin bisa saja dipertimbangkan untuk menghambat terjadinya proses hemosiderosis, yaitu membantu pengeluaran ekskresi zat besi yang hancur dan menumpuk pada organ vital seperti jantung  dan hati. Penumpukan zat besi atau iron overload ini terjadi ketika penderita talasemia mendapatkan transfusi darah secara periodik.

Demikianlah beberapa kiat dan tips mengenal ciri dan pengobatan bayi talasemia yang sebaiknya perlu diketahui dan dipertimbangkan khususnya bagi para orangtua.