Mencegah Bayi Kembar Lahir Prematur

0
538

Mengandung dua bayi sekaligus alias kembar adalah anugerah bagi sebagian orang yang mengalaminya. Dalam kondisi mengandung janin kembar,  Anda harus lebih ekstra dalam menjaga kesehatan Anda dan kedua jabang bayi Anda. Mulai dari asupan makanan dan aktifitas selama mengandung. Kehamilan kembar memiliki resiko yang tinggi, salah satunya bayi kembar lahir prematur.

Tentu tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya terlahir prematur atau lahir sebelum waktunya. Biasanya terlahir di bawah usia 37 minggu. Namun Anda tidak bisa menutup mata bahwa semua resiko persalinan bisa dialami oleh Anda, termasuk bayi kembar lahir prematur.

Mencegah Bayi Kembar Lahir Prematur

  • Harus Lebih Waspada

Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda bayi akan lahir yaitu timbulnya rasa mulas yang teratur dan diikuti dengan adanya pembukaan jalan lahir. Beberapa kasus Ibu hamil yang mengalami kontraksi dini bisa diselamatkan dengan cara dirawat di rumah sakit hingga usia kehamilan mencukupi untuk melahirkan tetapi ada juga yang terpaksa harus melahirkan bayinya segera atas indikasi medis lain.

  • Patuhi Jadwal Kunjungan Dokter

Memeriksakan kandungan secara rutin adalah kewajiban yang harus Anda lakukan, terlebih yang Anda kandung adalah dua bayi sekaligus. Melalui pemeriksaan rutin dengan dokter, Anda bisa mengetahui perkembangan janin dari waktu ke waktu. Melalui USG 2 Dimensi atau 4 Dimensi akan dengan jelas diketahui bagaimana perkembangan dan kesehatan anak-anak Anda di dalam kandungan. Dokter Anda tentu tidak tinggal diam jika ada masalah serius dengan bayi kembar Anda.

  • Pemberian Obat

Jika sudah terjadi indikasi kelahiran prematur, dokter akan memberikan obat-obatan untuk menghentikan kontraksi rahim dengan memberikan obat-obatan yang dibutuhkan. Perlakuan terapi hormon  juga bisa diberikan. Tujuannya adalah untuk mengurangi resiko sindrom gawat nafas bayi saat dilahirkan nanti, mencegah radang usus, pendarahan intravertikel dan mencegah kematian bayi.

  • Istirahat dan Makan yang Cukup

Mengandung bayi kembar tentu sangat melelahkan karena beban perut Anda bisa dua kali lipat dari Ibu hamil tunggal. Istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi tinggi perlu Anda lakukan.

  • Kurangi Hubungan Suami Istri

Kurangi frekuensi berhubungan badan dengan suami, terutama saat usia kehamilan memasuki minggu ke 28. Ini perlu diperhatikan karena untuk mengurangi efek dari sperma yang mengandung prostaglandin yang bisa memicu rasa mulas.

Kondisi seorang hamil bukanlah kondisi orang sakit tetapi tentu perlu adaptasi dalam hal aktifitas dan asupan gizi.  Perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan juga perlu ditingkatkan.  Apalagi pada kehamilan bayi kembar, hal-hal tersebut perlu dilipatgandakan.  Tujuannya untuk menghindari bayi kembar lahir prematur.