Mengajak Anak Berenang Tanpa Khawatir Infeksi Telinga

0
458

Hampir setiap anak suka berenang. Namun, kita sering khawatir kuping anak kemasukan air yang bisa menyebabkan infeksi telinga. Penyakit ini memang sangat mungkin terjadi saat telinga dalam kondisi lembab. Infeksi telinga yang kerap terjadi pada anak usia 18 bulan hingga sebelum usia lima tahun. Bila anak berlama-lama di dalam air, ia sangat mungkin terkena infeksi telinga luar atau dikenal dengan swimmer’s ear.

Saat telinga anak sangat lembab, iritasi kulit di liang telinga mudah terjadi. Bakteri atau jamur pun mudah berkembang di sana. Meskipun pada tahap ringan bukanlah penyakit serius, keadaan ini membuat anak tidak nyaman karena rasanya sangat nyeri. Agar aktivitas berenang anak tetap menyenangkan dan bebas dari infeksi, berikut cara menghindarinya.

Tips menghindari infeksi telinga:

1. Segera keringkan telinga anak usai berenang menggunakan handuk lembut. Keluarkan juga sisa air yang masih ada di dalam telinga dengan meminta anak memiringkan kepalanya.

2. Hindari aktivitas berenang saat anak sedang sakit. Keadaan ini membuat daya tahan tubuhnya menurun sehingga anak akan lebih mudah terkena infeksi.

3. Hindari berenang saat kolam ramai oleh perenang lain.

4. Pilihlah kolam renang yang kedalamannya yang sesuai dengan anak agar kepala anak tetap berada di permukaan air bila ia berdiri.

5. Hindari penggunaan cotton bud dan jangan mengoreknya saat membersihkan telinga anak, sebab hal ini bisa menyebabkan infeksi.

Meskipun infeksi telinga bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, namun keadaan ini bisa membuat anak-anak merasa tidak nyaman. Untuk membantunya, naikkan kepala anak lebih tinggi untuk membantu mengeluarkan cairan dalam tuba eustasius. Pada anak yang sudah lebih besar, Anda bisa mengajarkannya untuk meniup hidung yang tertutup secara perlahan untuk membantu mengeluarkan cairan dari tuba eustasius.

Sumber : theAsianParent.com