Tahapan Literasi Anak Membaca dan Menulis

0
447

Sebelumnya kita telah membahas hal-hal yang melatarbelakangi pentingnya kita membahas tahapan literasi anak. Salah satunya karena orang tua dan sekolah yang menuntut anak yang akan masuk sekolah dasar harus sudah menguasai kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.

Tentu saja ini tidak sesuai dengan perkembangan psikologi anak dimana seharusnya ia bermain dan mengembangkan kemampuan berbahasanya. Bukannya setiap hari malah dipaksa untuk menulis, membaca, dan berhitung. Untuk memahami apakah ini baik atau tidak untuk anak, maka kita harus terlebih dahulu memahami tahap literasi anak, sebagai berikut:

Usia 2-4 tahun

Tugas perkembangan anak pada masa ini adalah mengembangkan kemampuan bicara dan bahasanya. Perkembangan kemamouan berbahasa ini nantinya akan berpengaruh pada kemampuannya untuk membaca. Persiapan belajar menulis juga sudah ada di usia ini, yaitu denganmempelajari keterampilan motorik halus dasar. Keterampilan-keterampilan ini dapat dilatihkan dengan menarik garis putus-putus pada gambar dan tulisan, serta mewarnai.

Usia 4-5 tahun: Pre-reading skills

Pengenalan pada dasar-dasar menulis sebaiknya diberikan pada usia ini. Contoh tindakannya antara lain: pengenalan bentuk huruf dan angka, mencocokkan bunyi-bunyi di awal dan akhir sebuah kata, mendengarkan sayair-syair lagu, serta mengenalkan bagian-bagian buku. Setekah anak dapat membedakan kosa kata dan pemenggalannya, anak akan ledil lancar berbicara. Pada tahap ini, anak mulai tertarik menulis menggunakan alat tulis dan merasa lebih nyaman.

Tahap literasi anak bukan saja berhenti sampai usia lima tahun. Masih ada tahap literasi anak membaca dan menulis usia selanjutnya.

Sumber : informid.com