6 Kebiasaan Unik Wanita Jepang Agar Tetap Langsing dan Cantik

0
549

Siapa sih perempuan yang tidak menginginkan tubuh langsing? Bagi kaum hawa memiliki tubuh langsing dan ideal adalah tantangan tersendiri. Mereka begitu ketat menjaga pola makannya supaya bobot tubuh tidak bertambah.

Di Jepang perempuan yang berada di usia 30 tahun bisa terlihat muda dan segar layaknya usia 18 tahun. Sementara mereka yang berusia 40 tahun tampak seperti usia 25 tahun. Apa rahasianya? Salah satunya adalah menjaga pola makan. Mereka memiliki kebiasaan makan yang membuatnya tetap langsing dan segar. Apa saja itu?

1. Diet yang Kaya dan Seimbang

Ada anggapan yang tersebar bahwa perempuan Jepang hanya memakan sushi sebagai menu diet. Menu yang mereka makan adalah ikan, sayuran, nasi, buah, rumput laut, dan teh hijau. Mereka sangat menghindari makanan yang berkalori tinggi dan junk food. Kesegaran adalah prinsip pertama dalam memilih makanan.

Pada musim dingin mereka biasa menyantap daging-dagingan, ikan, sup, dan minuman hangat. Sementara ketika musim panas tiba menu yang tersedia di meja biasanya seafood, sup dingin, ramen dingin, dan salad.

2. Cara Memasak

Rahasia kedua perempuan Jepang adalah cara mengolah atau memasak makanannya. Mereka gemar sekali memasak dengan cara merebus, memanggang, mengukus, dan tak jarang menggoreng dengan wajan khusus yang menggunakan sedikit minyak.

Mereka suka menggunakan kaldu namun agak berhati-hati dalam memilih rempah-rempah agar tidak membebani kerja lambung, usus, dan hati. Inti utama dalam makanan Jepang adalah keindahan, warna, dan rasa yang seimbang.

3. Budaya Menyantap Makanan

Menurut mereka makan bukanlah sekedar rutinitas harian namun dianggap sebagai ritual kebudayaan. Mereka suka sekali menjaga makanan tetap terlihat alami tanpa memberikan hiasan berlebihan.

Perhatikan saja ketika mereka makan. Piring tak pernah dalam keadaan penuh. Mereka selalu menyantapnya sedikit demi sedikit seperti sedang menikmati rezeki dari pemberian Tuhan. Mungkin inilah salah satu alasan yang membuat mereka mampu menjaga jumlah asupan makanan yang masuk ke tubuh. Tidak kurang namun tidak juga berlebihan.

4. Memilih Nasi bukan Roti

Nasi adalah hidangan yang wajib ada dalam setiap menu makanan. Nasi biasanya dibuat tanpa menggunakan garam dan butter. Dari komposisi itu, nasi di Jepang lebih sehat dan berkadar gula rendah.

5. Sarapan Adalah Menu Utama

Berbeda dengan orang Indonesia kebanyakan yang memilih porsi makan lebih banyak ketika waktu makan siang. Bagi orang Jepang, sarapan adalah menu utama setiap hari. Hidangan yang tersaji biasanya nasi, ikan, telur, miso sup, kacang kedelai, rumput laut, dan teh hijau.

6. Hidangan Penutup yang Bebas Gula

Sebenarnya bagi orang Jepang hidangan penutup bukanlah sebuah keharusan. Namun bila dalam sebuah acara makan-makan terdapat hidangan penutup sudah bisa dipastikan hidangan penutup itu tidak terbuat dari bahan pangan yang tinggi gula seperti pudding, cake dll. Orang Jepang lebih suka memakan es krim yang terbuat dari mochi (tepung beras) dengan kandungan lemak dan gula yang rendah.

Sumber : update ahloo